[21 April 2014 M | 21 Jumada al-Thanni 1435 H | 0 Komentar | 810 views]

Arahan-arahan Lembut Berhiaskan Faedah
Oleh : Ustadz Ibnu Yunus -hafizhahullah-

arahan-lembut-berhias-faedahBerikut ini adalah nasehat yang indah serta faedah yang tak ternilai harganya yang disampaikan oleh Syaikh (Professor) Dr. Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily, – Semoga Allah menjaga beliau – ,guru besar aqidah pada Universitas Islam Madinah, Kerajaan Saudi Arabia, yang disampaikan oleh beliau sebagai arahan dan nasehat bagi seluruh kaum muslimin dan secara khusus kepada para pemuda Ahlus Sunnah. Kami nukilkan dari buku tulisan beliau yang berjudul

” النصيحة فيما يجب مراعاته عند الإختلاف و ضوابط هجر المخالف و الرد عليه “

(Nasehat tentang perkara-perkara yang wajib untuk dijaga ketika terjadi perbedaan pendapat serta kaedah-kaedah dalam memboikot ahlul bidah dan membantah mereka ) , cetakan pertama, penerbit Daaru Al Imam Ahmad,1424 H/ 2003 M. Selamat menyimak dan semoga Allah Ta’ala memberikan kemudahan bagi kita untuk dapat mengamalkan nasehat-nasehat indah tersebut,amin.

Berkata Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily – semoga Allah Ta’ala menjaga beliau- : Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Manhaj, Nasehat »

Arahan-arahan Lembut Berhiaskan Faedah
[21 April 2014 M | 21 Jumada al-Thanni 1435 H | Tidak ada tanggapan | 810 views]

Arahan-arahan Lembut Berhiaskan Faedah
Oleh : Ustadz Ibnu Yunus -hafizhahullah-

arahan-lembut-berhias-faedahBerikut ini adalah nasehat yang indah serta faedah yang tak ternilai harganya yang disampaikan oleh Syaikh (Professor) Dr. Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily, – Semoga Allah menjaga beliau – ,guru besar aqidah pada Universitas Islam Madinah, Kerajaan Saudi Arabia, yang disampaikan oleh beliau sebagai arahan dan nasehat bagi seluruh kaum muslimin dan secara khusus kepada para pemuda Ahlus Sunnah. Kami nukilkan dari buku tulisan beliau yang berjudul

” النصيحة فيما يجب مراعاته عند الإختلاف و ضوابط هجر المخالف و الرد عليه “

(Nasehat tentang perkara-perkara yang wajib untuk dijaga ketika terjadi perbedaan pendapat serta kaedah-kaedah dalam memboikot ahlul bidah dan membantah mereka ) , cetakan pertama, penerbit Daaru Al Imam Ahmad,1424 H/ 2003 M. Selamat menyimak dan semoga Allah Ta’ala memberikan kemudahan bagi kita untuk dapat mengamalkan nasehat-nasehat indah tersebut,amin.

Berkata Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily – semoga Allah Ta’ala menjaga beliau- : Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Manhaj »

NASEHAT ASY-SYAIKH AL-‘ALLAMAH AL-MUHADDITS ABDUL MUHSIN BIN HAMD AL-ABBAD AL-BADR hafizhahullah
[17 December 2013 M | 13 Safar 1435 H | 1 Tanggapan | 1,556 views]

Wajib atas setiap muslim juga kepada thalabul ilmi agar bertakwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Kemudian menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, serta bersemangat untuk mendapatkannya. Dan agar mengenal jalan yang ditempuh oleh ‘ulama-’ulama besar seperti Syaikh Ibnu Baz, Syaikh Ibnu Utsaimin dan Syaikh Asy-Syinqithi serta Syaikh Al-Albani rahimahumullahu jami’an. Yakni kita bersemangat mengetahui apa-apa yang diajarkan oleh mereka ‘ulama besar yang bergelut dengan ilmu.

Adapun orang-orang yang menyibukkan dirinya dengan desas-desus (qila wa qala), mencari-cari kesalahan, mentahdzir fulan dan fulan, dengan argumen bahwasanya di sisinya begini dan begitu. Atau si fulan telah berubah begini begitu. Maka ini semua menjadikan kita terlalaikan dari kesibukan mendapatkan ilmu dengan sesuatu yang tidak layak disibukkan olehnya. Hanya saja kita itu bersemangat mendapatkan manfaat dan faidah dari ulama serta kembali kepada mereka.

Dan apabila terdapat kesalahan pada seseorang, di mana dia dari ahlus sunnah serta terbiasa menyibukkan dengan ilmu, maka jangan tinggalkan orang tersebut, jangan dihalau dan dijauhkan manusia darinya. Tetaplah diambil manfaat darinya namun tetap diberitahu apa kesalahan yang ada, demikian juga diperingatkan kesalahannya.

Adapun ditinggalkan sama sekali dan dijauhkan darinya maka ini bukanlah jalan yang inshaf (adil). Bukan pula di sana tercapai ilmu. Jika mereka menerapkan gaya atau cara seperti ini maka satu persatu akan pergi tidak tersisa siapapun dari ahlus sunnah kecuali mereka (yang sering mentahdzir) saja!

Wajib bagi kita agar bersemangat untuk mendapatkan ilmu serta menyibukkan dengannya. Jangan bersibuk-sibuk dengan qila wa qala (gosip/kabar burung). Orang -orang yang sibuk dengan semacam ini tidak akan mendapatkan ilmu. Tidak pula mereka akan disibukkan dengan ilmu. Hanya gosip dan kabar burung yang menyibukkan mereka. Tidak ada faidah yang didapat bahkan kemudaratan yang didapat. Yakni mereka membicarakan selain mereka, memutuskan hubungan dari orang yang punya kebaikan padanya, serta yang memiliki maksud perbaikan dan manfaat. Kesibukan seperti ini sama sekali tidak layak menjadi bahan kesibukan yang menghabiskan waktu.

Al-Liqa’ Al-Maftuh Daurah Imam Darul Hijrah tanggal 3 Rajab 1430 (26 Juni 2009) yang diselenggarakan di Masjid Qiblatain di kota Madinah An-Nabawiyah KSA.

Artikel Islam, Manhaj »

Pijakan Seorang Muslim di Tengah Gelombang Fitnah
[16 November 2013 M | 12 Muharram 1435 H | 1 Tanggapan | 3,000 views]

Oleh Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

PERTANYAAN

Derasnya gelombang fitnah yang melanda kaum muslimin saat ini membuat sekian banyak kebingungan di tengah umat dan bahkan terbawa oleh arus fitnah tersebut. Sehingga wajarlah kalau timbul berbagai macam kerusakan dan menambah volume fitnah. Mohon terangkan bagaimana sikap seorang muslim dalam menghadapi fitnah menurut syariat Islam!

JAWABAN

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur`an Al-Karim,

“Takutlah kalian kepada fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zhalim diantara kalian secara khusus.” [ Al-Anfal: 25 ]

Ayat ini merupakan pokok penjelasan dalam fitnah. Karena itu Imam Al-Bukhary dalam Shahih -nya memulai Kitabul Fitan (kitab penjelasan tentang fitnah-fitnah) dengan penyebutan ayat ini.

Firman Allah Ta’ala, “Takutlah kalian kepada fitnah …,” menunjukkan kewajiban seorang muslim untuk berhati-hati menghadapi fitnah dan menjauhinya dan tentunya seseorang tidak bisa menjauhi fitnah itu kecuali dengan mengetahui dua perkara:

1. Apa-apa saja yang dianggap fitnah di dalam syariat Islam.
2. Pijakan, cara atau langkah dalam meredam atau menjauhi fitnah tersebut. Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Nasehat »

Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian!
[18 August 2013 M | 11 Shawwal 1434 H | Tidak ada tanggapan | 2,288 views]

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Syaikhuna Al-’Allaamah DR. Shalih bin Sa’ad As-Suhaimi hafizhahullah berkata pada majelis beliau di Masjid Nabawi, Madinah, kota Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

“Terjadinya banyak pembunuhan termasuk tanda-tanda kiamat, apa yang terjadi saat ini secara khusus di negeri-negeri muslim dan di dunia internasional termasuk tanda-tanda kiamat, yaitu banyaknya pembunuhan yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.

Terkadang pembunuh tidak tahu kenapa ia harus membunuh, ia melihat manusia melakukan sesuatu maka ia pun ikut membidikkan senjatanya sebagaimana kondisi orang-orang dari suku terasing Arab yang selalu berteriak layaknya binatang dan saling membunuh antara satu dengan yang lainnya hanya demi revolusi pemberontakan, sepotong roti, rasa lapar atau karena membela seorang tokoh, padahal bisa jadi tokoh tersebut adalah seorang thagut.

Dan semua yang mati dianggap syahid meski seorang Yahudi, Nasrani atau musyrik penyembah kubur, semua syahid menurutnya, yaitu menurut seorang –yang sayang sekali ia dianggap ulama oleh media, yang umurnya sudah sangat tua- ia selalu berbicara ngawur bahwa (orang-orang yang terbunuh karena revolusi pemberontakan, sepotong roti, rasa lapar atau karena membela seorang tokoh) adalah syuhada, bahkan ia meminta untuk mendapatkan kesyahidan seperti mereka, dan ini –kita berlindung kepada Allah- adalah penyimpangan dan kesesatan. Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Manhaj »

Hakikat Konflik Mesir
[18 August 2013 M | 11 Shawwal 1434 H | 1 Tanggapan | 2,475 views]

HAKEKAT KONFLIK YANG TERJADI DI MESIR
asy-Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah

Muqaddimah

Banyak kalangan yang prihatin dengan kondisi di Mesir. Karena mereka melihat bahwa Presiden Muhammad Mursi, yang berasal dari partai yang berlabelkan Islam dan disebut-sebut sebagai tokoh yang memperjuangkan Islam, ternyata dikudeta oleh pihak militer. Tentu saja pembahasan tentang sebab-sebab dan alasan kudeta tersebut merupakan pembahasan rumit dan sangat terkait dengan situasi politik dalam negeri Mesir.

Namun terlepas dari itu, kita perlu tahu siapa sebenarnya Muhammad Mursi ini? Apakah benar dia seorang tokoh yang memang hendak memperjuangkan Islam? Benarkah berbagai aksi demo pembelaan terhadap Mursi ini berarti pembelaan terhadap Islam? Dan apakah benar dengan dilengserkannya Mursi berarti dilengserkannya Islam?

Seorang muslim dituntut untuk bersikap berdasarkan ilmu, yaitu ilmu yang benar berdasarkan al-Kitab dan as-Sunnah dengan manhaj salaful ummah. Sehingga segala sikap dan peniliannya berdasarkan prinsip tersebut. Bukan semata-mata karena emosi, semangat, perasaan, atau “yang penting Islam.”

Maka perlu kita mendengar bagaimana penjelasan para ‘ulama ahlus sunnah dalam masalah ini. Yaitu ‘ulama yang benar-benar berjalan di atas al-Kitab dan as-Sunnah dengan manhaj salaful ummah.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, mari kita ikuti penjelasan salah seorang ‘ulama ahlus sunnah dari Madinah asy-Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah. Beliau dikenal sebagai ‘ulama yang banyak mengetahui seluk-beluk ‘pergerakan-pergerakan Islam’. Kami terjemahkan penjelasan beliau ini dengan terjemahan bebas dan dengan sedikit diringkas. Juga kami lengkapi dengan catatan kaki pada beberapa kalimat yang membutuhkan penjelasan, untuk membantu pembaca memahaminya. Semoga bisa memberikan pencerahan kepada kita semua.

_____________ Baca selanjutnya »

Akidah, Artikel Islam »

Siapa Bilang Tidak ada Larangan Memberi Salam Natal?
[24 December 2012 M | 10 Safar 1434 H | Tidak ada tanggapan | 4,102 views]

Tatkala membaca tulisan (termuat pada Kamis, 20 Desember 2012 | 14:47 WIB) sebagai berikut,

“JAKARTA, KOMPAS.com — Cendekiawan Muslim Sholahuddin Wahid mengatakan, umat Islam sah-sah saja mengucapkan Natal kepada umat Kristiani. Pasalnya, tidak ada dasar yang melarang Muslim mengucapkan natal.

“Mengucapkan Natal adalah bentuk ungkapan saling menghormati antar pemeluk agama,” kata Gus Sholah kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Gus Sholah menambahkan, para ulama yang melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal perlu mencari alasan tepat. Kendati demikian, Gus Sholah tidak menyalahkan para ulama itu. Menurutnya, ulama memiliki dasar pendapat sendiri. Gus Sholah hanya meminta agar para ulama memikirkan dampak sosial dari ucapannya. Pasalnya, ucapan mereka berdampak luas.

“Aspek sosial tidak pernah melarang Muslim mengucapkan Natal. Saya sendiri juga mengucapkan Natal,” pungkasnya….”

[http://nasional.kompas.com/read/2012/12/20/14473966/Gus.Sholah.Muslim.Boleh.Ucapkan.Natal]

Saya sangat sedih membaca ucapan di atas seraya menganggap bahwa ucapan tersebut adalah hal yang menyesatkan dan berbahaya bagi umat Islam.

Ada tiga pokok kerusakan yang memicu timbulnya ucapan rusak di atas: Baca selanjutnya »



corel 2000

corel 2000 serial

cs5 serialz

cs5 serialz free

serial winzip 11

serial winzip 11 key

corel dvd moviefactory 6

corel dvd moviefactory 6 downloads

serial corel draw 11

serial corel draw 11 serials

free corel photoshop download

free corel photoshop download keygen

free winrar download for xp

download winrar for xp for free

winrar 3 download

winrar 3 download freedownload

download winrar free windows 7

download winrar free windows 7 crack

free corel downloads

free corel downloads cracked
[21 April 2014 M | 21 Jumada al-Thanni 1435 H | 0 Komentar | 810 views]

Arahan-arahan Lembut Berhiaskan Faedah
Oleh : Ustadz Ibnu Yunus -hafizhahullah-

arahan-lembut-berhias-faedahBerikut ini adalah nasehat yang indah serta faedah yang tak ternilai harganya yang disampaikan oleh Syaikh (Professor) Dr. Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily, – Semoga Allah menjaga beliau – ,guru besar aqidah pada Universitas Islam Madinah, Kerajaan Saudi Arabia, yang disampaikan oleh beliau sebagai arahan dan nasehat bagi seluruh kaum muslimin dan secara khusus kepada para pemuda Ahlus Sunnah. Kami nukilkan dari buku tulisan beliau yang berjudul

” النصيحة فيما يجب مراعاته عند الإختلاف و ضوابط هجر المخالف و الرد عليه “

(Nasehat tentang perkara-perkara yang wajib untuk dijaga ketika terjadi perbedaan pendapat serta kaedah-kaedah dalam memboikot ahlul bidah dan membantah mereka ) , cetakan pertama, penerbit Daaru Al Imam Ahmad,1424 H/ 2003 M. Selamat menyimak dan semoga Allah Ta’ala memberikan kemudahan bagi kita untuk dapat mengamalkan nasehat-nasehat indah tersebut,amin.

Berkata Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily – semoga Allah Ta’ala menjaga beliau- : Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Manhaj, Nasehat »

Arahan-arahan Lembut Berhiaskan Faedah
[21 April 2014 M | 21 Jumada al-Thanni 1435 H | Tidak ada tanggapan | 810 views]

Arahan-arahan Lembut Berhiaskan Faedah
Oleh : Ustadz Ibnu Yunus -hafizhahullah-

arahan-lembut-berhias-faedahBerikut ini adalah nasehat yang indah serta faedah yang tak ternilai harganya yang disampaikan oleh Syaikh (Professor) Dr. Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily, – Semoga Allah menjaga beliau – ,guru besar aqidah pada Universitas Islam Madinah, Kerajaan Saudi Arabia, yang disampaikan oleh beliau sebagai arahan dan nasehat bagi seluruh kaum muslimin dan secara khusus kepada para pemuda Ahlus Sunnah. Kami nukilkan dari buku tulisan beliau yang berjudul

” النصيحة فيما يجب مراعاته عند الإختلاف و ضوابط هجر المخالف و الرد عليه “

(Nasehat tentang perkara-perkara yang wajib untuk dijaga ketika terjadi perbedaan pendapat serta kaedah-kaedah dalam memboikot ahlul bidah dan membantah mereka ) , cetakan pertama, penerbit Daaru Al Imam Ahmad,1424 H/ 2003 M. Selamat menyimak dan semoga Allah Ta’ala memberikan kemudahan bagi kita untuk dapat mengamalkan nasehat-nasehat indah tersebut,amin.

Berkata Syaikh Ibrahim bin Amir Ar Ruhaily – semoga Allah Ta’ala menjaga beliau- : Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Manhaj »

NASEHAT ASY-SYAIKH AL-‘ALLAMAH AL-MUHADDITS ABDUL MUHSIN BIN HAMD AL-ABBAD AL-BADR hafizhahullah
[17 December 2013 M | 13 Safar 1435 H | 1 Tanggapan | 1,556 views]

Wajib atas setiap muslim juga kepada thalabul ilmi agar bertakwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Kemudian menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, serta bersemangat untuk mendapatkannya. Dan agar mengenal jalan yang ditempuh oleh ‘ulama-’ulama besar seperti Syaikh Ibnu Baz, Syaikh Ibnu Utsaimin dan Syaikh Asy-Syinqithi serta Syaikh Al-Albani rahimahumullahu jami’an. Yakni kita bersemangat mengetahui apa-apa yang diajarkan oleh mereka ‘ulama besar yang bergelut dengan ilmu.

Adapun orang-orang yang menyibukkan dirinya dengan desas-desus (qila wa qala), mencari-cari kesalahan, mentahdzir fulan dan fulan, dengan argumen bahwasanya di sisinya begini dan begitu. Atau si fulan telah berubah begini begitu. Maka ini semua menjadikan kita terlalaikan dari kesibukan mendapatkan ilmu dengan sesuatu yang tidak layak disibukkan olehnya. Hanya saja kita itu bersemangat mendapatkan manfaat dan faidah dari ulama serta kembali kepada mereka.

Dan apabila terdapat kesalahan pada seseorang, di mana dia dari ahlus sunnah serta terbiasa menyibukkan dengan ilmu, maka jangan tinggalkan orang tersebut, jangan dihalau dan dijauhkan manusia darinya. Tetaplah diambil manfaat darinya namun tetap diberitahu apa kesalahan yang ada, demikian juga diperingatkan kesalahannya.

Adapun ditinggalkan sama sekali dan dijauhkan darinya maka ini bukanlah jalan yang inshaf (adil). Bukan pula di sana tercapai ilmu. Jika mereka menerapkan gaya atau cara seperti ini maka satu persatu akan pergi tidak tersisa siapapun dari ahlus sunnah kecuali mereka (yang sering mentahdzir) saja!

Wajib bagi kita agar bersemangat untuk mendapatkan ilmu serta menyibukkan dengannya. Jangan bersibuk-sibuk dengan qila wa qala (gosip/kabar burung). Orang -orang yang sibuk dengan semacam ini tidak akan mendapatkan ilmu. Tidak pula mereka akan disibukkan dengan ilmu. Hanya gosip dan kabar burung yang menyibukkan mereka. Tidak ada faidah yang didapat bahkan kemudaratan yang didapat. Yakni mereka membicarakan selain mereka, memutuskan hubungan dari orang yang punya kebaikan padanya, serta yang memiliki maksud perbaikan dan manfaat. Kesibukan seperti ini sama sekali tidak layak menjadi bahan kesibukan yang menghabiskan waktu.

Al-Liqa’ Al-Maftuh Daurah Imam Darul Hijrah tanggal 3 Rajab 1430 (26 Juni 2009) yang diselenggarakan di Masjid Qiblatain di kota Madinah An-Nabawiyah KSA.

Artikel Islam, Manhaj »

Pijakan Seorang Muslim di Tengah Gelombang Fitnah
[16 November 2013 M | 12 Muharram 1435 H | 1 Tanggapan | 3,000 views]

Oleh Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

PERTANYAAN

Derasnya gelombang fitnah yang melanda kaum muslimin saat ini membuat sekian banyak kebingungan di tengah umat dan bahkan terbawa oleh arus fitnah tersebut. Sehingga wajarlah kalau timbul berbagai macam kerusakan dan menambah volume fitnah. Mohon terangkan bagaimana sikap seorang muslim dalam menghadapi fitnah menurut syariat Islam!

JAWABAN

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur`an Al-Karim,

“Takutlah kalian kepada fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zhalim diantara kalian secara khusus.” [ Al-Anfal: 25 ]

Ayat ini merupakan pokok penjelasan dalam fitnah. Karena itu Imam Al-Bukhary dalam Shahih -nya memulai Kitabul Fitan (kitab penjelasan tentang fitnah-fitnah) dengan penyebutan ayat ini.

Firman Allah Ta’ala, “Takutlah kalian kepada fitnah …,” menunjukkan kewajiban seorang muslim untuk berhati-hati menghadapi fitnah dan menjauhinya dan tentunya seseorang tidak bisa menjauhi fitnah itu kecuali dengan mengetahui dua perkara:

1. Apa-apa saja yang dianggap fitnah di dalam syariat Islam.
2. Pijakan, cara atau langkah dalam meredam atau menjauhi fitnah tersebut. Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Nasehat »

Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian!
[18 August 2013 M | 11 Shawwal 1434 H | Tidak ada tanggapan | 2,288 views]

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Syaikhuna Al-’Allaamah DR. Shalih bin Sa’ad As-Suhaimi hafizhahullah berkata pada majelis beliau di Masjid Nabawi, Madinah, kota Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

“Terjadinya banyak pembunuhan termasuk tanda-tanda kiamat, apa yang terjadi saat ini secara khusus di negeri-negeri muslim dan di dunia internasional termasuk tanda-tanda kiamat, yaitu banyaknya pembunuhan yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.

Terkadang pembunuh tidak tahu kenapa ia harus membunuh, ia melihat manusia melakukan sesuatu maka ia pun ikut membidikkan senjatanya sebagaimana kondisi orang-orang dari suku terasing Arab yang selalu berteriak layaknya binatang dan saling membunuh antara satu dengan yang lainnya hanya demi revolusi pemberontakan, sepotong roti, rasa lapar atau karena membela seorang tokoh, padahal bisa jadi tokoh tersebut adalah seorang thagut.

Dan semua yang mati dianggap syahid meski seorang Yahudi, Nasrani atau musyrik penyembah kubur, semua syahid menurutnya, yaitu menurut seorang –yang sayang sekali ia dianggap ulama oleh media, yang umurnya sudah sangat tua- ia selalu berbicara ngawur bahwa (orang-orang yang terbunuh karena revolusi pemberontakan, sepotong roti, rasa lapar atau karena membela seorang tokoh) adalah syuhada, bahkan ia meminta untuk mendapatkan kesyahidan seperti mereka, dan ini –kita berlindung kepada Allah- adalah penyimpangan dan kesesatan. Baca selanjutnya »

Artikel Islam, Manhaj »

Hakikat Konflik Mesir
[18 August 2013 M | 11 Shawwal 1434 H | 1 Tanggapan | 2,475 views]

HAKEKAT KONFLIK YANG TERJADI DI MESIR
asy-Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah

Muqaddimah

Banyak kalangan yang prihatin dengan kondisi di Mesir. Karena mereka melihat bahwa Presiden Muhammad Mursi, yang berasal dari partai yang berlabelkan Islam dan disebut-sebut sebagai tokoh yang memperjuangkan Islam, ternyata dikudeta oleh pihak militer. Tentu saja pembahasan tentang sebab-sebab dan alasan kudeta tersebut merupakan pembahasan rumit dan sangat terkait dengan situasi politik dalam negeri Mesir.

Namun terlepas dari itu, kita perlu tahu siapa sebenarnya Muhammad Mursi ini? Apakah benar dia seorang tokoh yang memang hendak memperjuangkan Islam? Benarkah berbagai aksi demo pembelaan terhadap Mursi ini berarti pembelaan terhadap Islam? Dan apakah benar dengan dilengserkannya Mursi berarti dilengserkannya Islam?

Seorang muslim dituntut untuk bersikap berdasarkan ilmu, yaitu ilmu yang benar berdasarkan al-Kitab dan as-Sunnah dengan manhaj salaful ummah. Sehingga segala sikap dan peniliannya berdasarkan prinsip tersebut. Bukan semata-mata karena emosi, semangat, perasaan, atau “yang penting Islam.”

Maka perlu kita mendengar bagaimana penjelasan para ‘ulama ahlus sunnah dalam masalah ini. Yaitu ‘ulama yang benar-benar berjalan di atas al-Kitab dan as-Sunnah dengan manhaj salaful ummah.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, mari kita ikuti penjelasan salah seorang ‘ulama ahlus sunnah dari Madinah asy-Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah. Beliau dikenal sebagai ‘ulama yang banyak mengetahui seluk-beluk ‘pergerakan-pergerakan Islam’. Kami terjemahkan penjelasan beliau ini dengan terjemahan bebas dan dengan sedikit diringkas. Juga kami lengkapi dengan catatan kaki pada beberapa kalimat yang membutuhkan penjelasan, untuk membantu pembaca memahaminya. Semoga bisa memberikan pencerahan kepada kita semua.

_____________ Baca selanjutnya »

Akidah, Artikel Islam »

Siapa Bilang Tidak ada Larangan Memberi Salam Natal?
[24 December 2012 M | 10 Safar 1434 H | Tidak ada tanggapan | 4,102 views]

Tatkala membaca tulisan (termuat pada Kamis, 20 Desember 2012 | 14:47 WIB) sebagai berikut,

“JAKARTA, KOMPAS.com — Cendekiawan Muslim Sholahuddin Wahid mengatakan, umat Islam sah-sah saja mengucapkan Natal kepada umat Kristiani. Pasalnya, tidak ada dasar yang melarang Muslim mengucapkan natal.

“Mengucapkan Natal adalah bentuk ungkapan saling menghormati antar pemeluk agama,” kata Gus Sholah kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Gus Sholah menambahkan, para ulama yang melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal perlu mencari alasan tepat. Kendati demikian, Gus Sholah tidak menyalahkan para ulama itu. Menurutnya, ulama memiliki dasar pendapat sendiri. Gus Sholah hanya meminta agar para ulama memikirkan dampak sosial dari ucapannya. Pasalnya, ucapan mereka berdampak luas.

“Aspek sosial tidak pernah melarang Muslim mengucapkan Natal. Saya sendiri juga mengucapkan Natal,” pungkasnya….”

[http://nasional.kompas.com/read/2012/12/20/14473966/Gus.Sholah.Muslim.Boleh.Ucapkan.Natal]

Saya sangat sedih membaca ucapan di atas seraya menganggap bahwa ucapan tersebut adalah hal yang menyesatkan dan berbahaya bagi umat Islam.

Ada tiga pokok kerusakan yang memicu timbulnya ucapan rusak di atas: Baca selanjutnya »

corel 2000

corel 2000 serial

cs5 serialz

cs5 serialz free

serial winzip 11

serial winzip 11 key

corel dvd moviefactory 6

corel dvd moviefactory 6 downloads

serial corel draw 11

serial corel draw 11 serials

free corel photoshop download

free corel photoshop download keygen

free winrar download for xp

download winrar for xp for free

winrar 3 download

winrar 3 download freedownload

download winrar free windows 7

download winrar free windows 7 crack

free corel downloads

free corel downloads cracked