Home » Soal Jawab Islam

Tanya: Apakah Dalil Merapatkan Tumit Ketika Sujud?

16 December 2008 M | 17 Dhul-Hijjah 1429 H 3,124 views 0 Tanggapan Email 

INFOKAN HALAMAN INI:





EMAIL

Assalamu’alaykum,

Adakah dalil yang men-sunnahkan tumit dirapatkan ketika sujud?

Mohon informasinya dari para ikhwah sekalian.

Jazakumumullahu khairan katsira

(Donny Aliredja)

Syukran kepada Al-Akh Uuh Muhdy Zaeny –Semoga Allah membalas beliau
dengan kebaikan- atas informasinya dari Al-Ustadz Mundzir –semoga
Allah senantiasa mencurahkan taufiq-Nya kepada beliau- tentang dalil
ulama yang menganggap sunnah merapatkan kedua tumit ketika sujud.
Tapi perlu saya ingatkan bahwa pada hadits yang disebutkan oleh Al-Akh
Uuh Muhdy Zaeny tidak ada dalil tentang merapatkan kedua tumit ketika
sujud. Dalam riwayat Muslim yang disebutkan oleh Al-Akh Uuh Muhdy
Zaeny, juga diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzy,
An-Nasâ`iy, Ibnu Majah dan banyak imam lain dari jalan `Ubaidullah bin
Umar dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari Al-A’raj dari Abu
Hurairah radhiyallâhu `anhu dari `Aisyah radhiyallâhu `anhâ, hanya
disebutkan, “…maka tanganku menimpa tengah tengah kedua telapak kaki
beliau dan beliau sedang sujud, dimana kedua kaki (beliau) tertegak…”
Hadits di atas tidaklah menunjukkan bahwa kedua kaki dirapatkan,
karena tangan bisa saja menyentuh kedua kaki dalam keadaan rapat
maupun tidak rapat. Demikian keterangan guru kami, Syaikh Abdul Muhsin
Al-Abbad dalam menjelaskan hadits tersebut dalam transkrip pelajaran
Sunan Abu Daud.
Dalil yang dipakai oleh ulama yang mengatakan sunnahnya merapatkan
kedua tumit adalah hadits dari jalan Yahya bin Ayyub Al-Ghafiqy dari
`Umarah bin Ghaziyyah dari Abu An-Nadhr dari `Urwah dari `Aisyah
radhiyallâhu `anhâ, dengan lafazh, “…(beliau) merapatkan kedua
tumit(nya)…”
Demikian dikeluarkan oleh Ibnu Khuzaimah (beliau memberi judul “Bab
menggabungkan kedua tumit dalam sujud”), Ibnu Hibban, Ath-Thahawy,
Al-Baihaqy (beliau memberi judul “Baba apa yang datang tentang
menggabungkan kedua tumit dalam sujud”), Al-Hakim (Beliau berkata,
“Shohih di atas syarat Asy-Syaikhain [Al-Bukhary dan Muslim] dan
keduanya tidak mengeluarkannya.”) dan Ibnu `Abdil Barr dalam At-Tamhid.
Syaikh Al-Albany ketika menyebutkan syariat merapatkan kedua tumit
dalam Ashlu Shifat Shola An-Nabiy 2/737, beliau menyebutkan Tash-hih
Al-Hakim di atas syarat Asy-Syaikhain dan Adz-Dzahaby menyetejuinya,
lalu beliau berkomentar bahwa hadits tersebut hanya di atas syarat
Muslim karena Al-Bukhâry tidak berhujjah dengan riwayat `Umarah, tapi
hanya beliau pakai dalam syawâhid saja sebagaimana keterangan
Adz-Dzahaby sendiri dalam Mîzânul I’tidâl. Dan beliau juga menyebutkan
ucapan Tash-hih Ibnu Hajar dalam Al-Talkhish terhadap riwayat Ibnu Hibban.
Demikian dalil ulama yang menganggap sunnah merapatkan kedua tumit
dalam sujud.
Tapi riwayat di atas sangat mengherankan, karena hadits dari `Aisyah
itu diriwayat pula oleh Imam Muslim dan selannya –sebagaimana telah
berlalu- dan mereka tidak menyebutkan lafazh merapat kedua tumit dalam
riwayat mereka.
Karena itu, sejumlah ulama kita melemahkan hadits yang menjadi dalil
sunnahnya merapatkan kedua tumit dalam sholat.
Diantara ulama yang melemahkannya:
1. Guru kami, Ahli Hadits dari negeri Yaman, Syaikh Muqbil bin Hadi
Al-Wâdi’iy dalam ta’liq beliau terhadap Mustadrak Al-Hakim jilid 1/340
no. 835. Beliau berkata, “Yahya bin Ayyub Al-Ghafiqy, walaupun beliau
terbilang dalam rawi-rawi Al-Bukhary dan Muslim namun padanya ada
pembicaraan. Maka yang nampak (bagi saya) bahwa lafazh `merapatkan
kedua tumi’ dalam hadits ini adalah syâdz (lemah).”
2. Syaikh Bakr Abu Zaid dalam kitabnya Lajadida fi Ahkam Ash-Sholah
hal. 68-75 juga melemahkannya dengan alasan yang disebut oleh Syaikh
Muqbil, dan beliau juga menyebutkan bahwa para ulama fiqih tidak ada
yang menyebutkan sunnah merapatkan kedua tumit kecuali dalam sebagian
nukilan yang masih dipertanyakan. Dan tidak atsar dari para salaf
tentang perakteknya.
Pendapat yang tenang di hati saya (penulis jawaban ini) adalah
pendapat yang melemahkannya. Wallahu A’lam.
Semoga jawaban ini bermanfaat. Wallâhu Al-Muwaffiq.

(dijawab oleh al ustadz Dzulqarnain)

http://groups.yahoo.com/group/nashihah/message/19

Artikel Lain Kategori Soal Jawab Islam

Nilai artikel ini:

Tulis tanggapan atau komentar!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Sabar, jangan lakukan spam.

Kode yang bisa antum gunakan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



corel 2000

corel 2000 serial

cs5 serialz

cs5 serialz free

serial winzip 11

serial winzip 11 key

corel dvd moviefactory 6

corel dvd moviefactory 6 downloads

serial corel draw 11

serial corel draw 11 serials

free corel photoshop download

free corel photoshop download keygen

free winrar download for xp

download winrar for xp for free

winrar 3 download

winrar 3 download freedownload

download winrar free windows 7

download winrar free windows 7 crack

free corel downloads

free corel downloads cracked